Jurnal Literasi Indonesia
https://jli.staiku.ac.id/index.php/st
<p>Jurnal Literasi Indonesia, Scope Multidisiplin</p>en-US[email protected] (Jurnal Literasi Indonesia)[email protected] (Admin)Tue, 28 Apr 2026 02:50:00 +0000OJS 3.3.0.4http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60Studi Deskriptif Kolaborasi Infiltrasi Anestesi Bupivacain 0,25% Terhadap Intensitas Nyeri Pasca Pembedahan Pada Luka Operasi di Rumah Sakit Lira Medika Karawang
https://jli.staiku.ac.id/index.php/st/article/view/117
<p>Nyeri pascaoperasi merupakan masalah klinis yang sering terjadi dan dapat memengaruhi proses pemulihan pasien. Salah satu metode yang digunakan dalam pengendalian nyeri adalah infiltrasi anestesi lokal, yang bekerja dengan memblokir impuls saraf pada area luka operasi. Penggunaan bupivakain sebagai agen anestesi lokal diketahui memiliki durasi kerja yang cukup panjang sehingga berpotensi memberikan efek analgesia yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intensitas nyeri pada pasien pasca pembedahan yang diberikan infiltrasi anestesi bupivakain 0,25% di RSU Lira Medika Karawang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif persentase. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability dengan metode purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 71 pasien. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 51 orang (71,8%), diikuti oleh tidak nyeri sebanyak 11 orang (15,5%), dan nyeri sedang sebanyak 9 orang (12,7%). Dapat disimpulkan bahwa pemberian infiltrasi anestesi bupivakain 0,25% pada luka operasi efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pascaoperasi, dengan mayoritas pasien berada pada kategori nyeri ringan. Teknik ini dapat menjadi alternatif dalam manajemen nyeri pascaoperasi yang sederhana, aman, dan efisien.</p>Handa Wijaya
Copyright (c) 2026 Jurnal Literasi Indonesia
https://jli.staiku.ac.id/index.php/st/article/view/117Tue, 28 Apr 2026 00:00:00 +0000Peran Hukum Ekonomi Syariah Dalam Mengatur Bisnis Digital di Indonesia
https://jli.staiku.ac.id/index.php/st/article/view/118
<p>Pertumbuhan bisnis digital di Indonesia meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bank Indonesia melaporkan nilai transaksi e-commerce naik dari Rp253 triliun pada 2020 menjadi lebih dari Rp400 triliun pada 2024, dengan jumlah merchant QRIS meningkat dari 15 juta menjadi lebih dari 30 juta. Perkembangan ini mempercepat peralihan masyarakat ke transaksi non tunai, namun juga memunculkan tantangan hukum terkait keabsahan akad digital, transparansi informasi, keamanan data, serta potensi unsur yang tidak sesuai syariah seperti riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini mengkaji peran hukum ekonomi syariah dalam memberikan kerangka normatif bagi aktivitas ekonomi digital, terutama pada sektor fintech syariah. Menggunakan metode yuridis normatif, penelitian menelaah regulasi nasional dan fatwa DSN-MUI seperti Fatwa No. 117/2018, No. 116/2017, dan No. 140/2021. Hasilnya menunjukkan bahwa hukum ekonomi syariah berperan penting dalam menjamin keabsahan akad, keterbukaan informasi, dan perlindungan konsumen, meskipun penerapannya masih terkendala rendahnya literasi syariah dan pengawasan kepatuhan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara DSN-MUI, regulator, dan pelaku industri untuk memperkuat ekosistem bisnis digital yang inovatif dan sesuai prinsip syariah.</p>Muhammad Permadi, Atin Risnawati
Copyright (c) 2026 Jurnal Literasi Indonesia
https://jli.staiku.ac.id/index.php/st/article/view/118Tue, 28 Apr 2026 00:00:00 +0000