Studi Deskriptif Kolaborasi Infiltrasi Anestesi Bupivacain 0,25% Terhadap Intensitas Nyeri Pasca Pembedahan Pada Luka Operasi di Rumah Sakit Lira Medika Karawang

Authors

  • Handa Wijaya Universitas Harapan Bangsa, Indonesia

Keywords:

bupivakain 0,25%, infiltrasi anestesi, nyeri, pasca operasi

Abstract

Nyeri pascaoperasi merupakan masalah klinis yang sering terjadi dan dapat memengaruhi proses pemulihan pasien. Salah satu metode yang digunakan dalam pengendalian nyeri adalah infiltrasi anestesi lokal, yang bekerja dengan memblokir impuls saraf pada area luka operasi. Penggunaan bupivakain sebagai agen anestesi lokal diketahui memiliki durasi kerja yang cukup panjang sehingga berpotensi memberikan efek analgesia yang lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran intensitas nyeri pada pasien pasca pembedahan yang diberikan infiltrasi anestesi bupivakain 0,25% di RSU Lira Medika Karawang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif persentase. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability dengan metode purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 71 pasien. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 51 orang (71,8%), diikuti oleh tidak nyeri sebanyak 11 orang (15,5%), dan nyeri sedang sebanyak 9 orang (12,7%). Dapat disimpulkan bahwa pemberian infiltrasi anestesi bupivakain 0,25% pada luka operasi efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pascaoperasi, dengan mayoritas pasien berada pada kategori nyeri ringan. Teknik ini dapat menjadi alternatif dalam manajemen nyeri pascaoperasi yang sederhana, aman, dan efisien.

Downloads

Published

2026-04-28